Alkitab memberikan kesaksian kepada kita bahwa ada 2 orang yang di katakan oleh orang bukan kaum pilihan bahwa : “ada roh Allah dalam dirinya” yaitu Daniel dan Yusuf.
-Daniel karena berada di kandang singa dan tidak di terkam singa sampai keesokan harinya.
-Yusuf karena berhasil menafsirkan mimpi si Firaun.
Kali ini saya hanya akan membahas Yusuf saja.
Kalau kita hendak mencari orang seperti Yusuf di Zaman sekarang ini tidak akan kita bisa temukan.
Yusuf dilahirkan sebagai anak kesayangan oleh Yakub (Bapaknya) melalui istri kesayanganya Rachel
Yang merupakan anak pertama dari Rachel yang merupakan Hasil cinta Yakub.
Karena merupakan anak kesayangan Yakub, Yusuf di iri oleh saudara”nya yang lain, sampai” hampir di bunuh oleh saudaranya namun akhirnya dia di jual kepada orang Ismael sebesar 20 Syikal perak
Yang kemudian di jual kembali ke Seorang Mesir (Potifar, pegawai istana Firaun, kepala Pengawal raja.)
Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaanya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.
Setelah di lihat oleh tuannya bahwa Yusuf di sertai Tuhan Sehingga selalu berhasil dalam setiap pekerjaanya, maka Yusuf di mendapat kasih tuannya dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf di berikannya kuasa atas segala miliknya kepada kuasa Yusuf. Sejak itu Tuhan memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat Tuhan ada atas segala miliknya.
Adapun Yusuf itu manis sikap dan elok parasnya. Selang beberapa waktu, Godaan datang dari istri tuanya yang mengajak tidur bersamanya.
Kejadia 39 ayat 8-9:
(8) Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada isteri tuannya itu: "Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku, (9) bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?"
Perkataan ini juga di katakan oleh Paulus bahwa kita berbuat sesuatu harus seperti di depan Tuhan Allah. ( jangan ada kamera baru baik”, jangan ada guru baru tidak nyontek)
Kalau seandainya Yusuf mau, maka keberuntungan palsu akan datang bertubi” :
Kalau kita pikir istri Potifar tentau saja tidak jelek “ banget kan > (main seks dengan cewek cantik dan gratis ) dan mendapat banyak kemudahan (kuasa & Harta)
Kalau menolak, kemungkinan dia akan di fitnah, akan di benci, akan di kerjain,dst (tidak habis”)
Dalam pertimbangan untung ruginya itu dia tetap tidak memperdulikan, dia tetap patuh, tetap taat kepada perintah Tuhan. Inilah yang kita sulit mencapainya.
Kita hanya bisa salut dan kagum denganya.
Saya rasa perkataan dari Yusuf ini dapat menjadi teladan bagi semua pemuda di segala zaman, baik yang zaman dahulu (sejarah) ataupun yang akan datang (future) ini adalah sebuah teladan yang sangat berharga.
*Ini adalah Penguasaan diri yang sangat hebat.
Banyak orang menyesal ketika di hukum bukan sadar atas kesalahanya
Sama seperti siswa yang tidak belajar di saat ulangan. Dia bukan takut ujiannya, tetapi takutnya nilainya jelek.
**Bertingkah laku ketaatan yang sejati bukan ketaatan di bawah ancaman hukuman.
Penguasaan diri banyak sekali contohnya:
Tetapi kita ambil contoh dari seks saja.
Karena sesuai dengan waktu kita. Seperti Orang dewasa mengatakan 3TA yaitu :
-Tahta
-Harta
-Wanita
Yang menurut mereka seorang dikatakan sukses kalau sudah bisa memenuhi 3 hal ini.
Seorang pendeta yang dari PRC mengatakan bahwa di Beijing ada perkataan begini:
Laki” berubah menjadi nakal setelah mempunyai uang sedangkan perempuan nakal dahulu baru berubah menjadi punya uang.
Inilah sekilas yang berkaitan dengan seks.
Kalau kita membaca dengan teliti sampai akhir cerita Yusuf, kita akan mengerti bahwa
Kej 41: 37-57 ( Khususnya ayat 38,39,40 )
(38) Lalu berkatalah Firaun kepada para pegawainya: "Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?"
(39) Kata Firaun kepada Yusuf: "Oleh karena Allah telah memberitahukan semuanya ini kepadamu, tidaklah ada orang yang demikian berakal budi dan bijaksana seperti engkau.
(40) Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya takhta inilah kelebihanku dari padamu."
Terjemahan lain mengatakan:
(38) Lalu raja berkata kepada mereka, "Tak mungkin kita mendapatkan orang lain yang lebih cocok daripada Yusuf, sebab ia dipimpin oleh Roh Allah."
(39) Maka raja berkata kepada Yusuf, "Allah telah memberitahukan semua ini kepadamu, jadi jelaslah bahwa engkau lebih cerdas dan bijaksana dari siapa pun juga.
(40) Engkau akan kuangkat menjadi gubernur, dan seluruh rakyatku akan mentaati perintahmu. Hanya aku sajalah yang lebih berkuasa daripadamu."
Dari sini Kita bisa melihat dengan jelas :
"Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?"
Firaun ini telah melihat kebenaran , tetapi hanya melihat tidak mengembangkanya.
Sehingga kematianya membawa serta seluruh kebudayaan Mesir bersamanya .
Harap saudara memikirkan hal ini baik” untuk mengetahui apa makna sebenarnya dari Firman ini.
Akhir kata Soli Deo Gloria !
Penjelasan khusus:
*[ Sepertinya Sun Yat Sen (bapak pendiri dari Republik China yang telah menggulingkan sistem Kerajaan di China selama +/-5000 tahun )
beliau adalah seorang pemimpin beragama Kristen yang pernah berkata:
"-seorang yang bijak sadar sebelum berbuat
-seorang yang biasa sadar sesudah berbuat
-seorang yang bodoh tidak pernah sadar sebelum / sesudah" berbuat
kita bisa melihat bahwa Yusuf selain disertai dengan Roh Allah juga mempunyai pikiran seorang Gantleman.
"jun zi yu yu yi, xiao ren yu yu li; 君子喻於義,小人喻於利;seorang gentleman, meski merugi tetap memperjuangkan kebenaran dan keadilan. Tapi small man, hanya mengutamakan profit. zhe shi jie li hai zhe gai shi fei; 這世界利害遮蓋是非"
Ini adalah perkataan dari Kong-Zi (Chinese Philosophy) ]
**[ Di dalam hal ini, kita seharusnya lebih mempunyai kesadaran dari pada orang-orang non Kristen, Yesus berkata, “Jika kebenaranmu tak melebihi kebenaran orang Farisi, engkau tak dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga.” Alkitab mengajarkan kepada kita agar kita melakukan sesuatu seperti di depan Allah.
Hal serupa juga pernah di tulis +/-500 tahun hanya saja “Allah” diganti dengan “Langit” {Tian} .
Kita harus peka dalam hal ini, apakah yang Konghucu bilang (katakan) itu adalah wahyu umum ? atau wahyu khusus ? bukan keduanya (dasar: wahyu umum tidak mungkin bertentangan dengan wahyu khusus.
Nb :doktrin soal wahyu umum dan wahyu khusus hanya ada di doktrin Reformed melalui pengertian “mandat cultural” (yang dilaksanakan sebagai tugas khusus dengan pengertiaan yang dalam bedasarkan prinsip-prinsip Alkitab yang tidak bisa ditawarkan )
“mandat cultural” bersifat sekunder tapi bukan berarti tidak penting .
“Terang natural itu tidak cukup, manusia hidup hanya bedasarkan hasil pikiran dan kebudayaan manusia tidak cukup. manusia butuh Terang Supranatural (Firman) ”
- Westminster Confession ) , melainkan reaksi manusia berdosa terhadap wahyu umum Allah di dalam dunia yang berdosa, kalau gitu kq mirip ya ? banyak filsafat khususnya Chinese philosophy yang mirip dengan ayat di Alkitab, tetapi juga ada yang berbeda yang jelas
contohnya Kong-Zi berkata : “Gantleman hidup tidak mencari makan, malainkan kebenaran.” Bandingkan dengan Matius 4:4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Disini kita bisa melihat adanya perbedaan secara Qualitative difference antara Pencipta dan yang dicipta. Sebagai makhluk yang dicipta, kita harus sadar bahwa : kita dicipta, kita terbatas, dan kita tercemar. ]
Referensi, penjelasan dengan tanda '*' :
- Filsafat Asia (Chinese philosophy) by Pdt. DR. Stephen Tong
- Kotbah umum Pdt. DR. Stephen Tong
- buku sejarah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar